Kamis, 28 November 2019

RESENSI BUKU

BERBAGI PERAN PERDAMAIAN


Nama : Assya Nurlansa
Kelas  : PAI B
NIM    : 11901178

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatu ...
Pada blog kali ini saya akan meresensi buku yang berjudul "Berbagi Peran Perdamaian" yang ditulis oleh Eka Hendry A R.


Identitas Buku

Judul       : Berbagi Peran Perdamaian
Penulis   : Eka Hendry A R.
Editor     : Suhardiman
Desain Sampul & Tata Letak: Setia Purwadi
Diterbitkan Oleh : IAIN Pontianak Press Jl.Soeprapto No. 19 Pontianak 78121
Cetakan Pertama : April 2016
ISBN : 978-602-0868-69-1
Tebal Halaman : 16 x 24 cm
Halaman Buku : 202 halaman<


Buku ini merupakan kumpulan dari berbagai makalah yang pernah dipresentasikan penulis dengan berbagai kesempatan ,terutama terkait dengan kegiatan-kegiatan bertajuk perdamaian. Penulis berupaya menyentuh semua ranah kehidupan ,mulai dari agama, politik, kebudayaan, dunia perempuan, pemerintahan, pelajar dan pemuda.


Isi Buku

Kesimpulan dari perspektif pertama adalah konflik antar agama tidak selalu timbul karena perbedaan agama ,akan tetapi disebabkan oleh faktor non-agama. Faktor integrasi secara potensial ada dalam kebudayaan masyarakat dan sebenarnya ada dalam agama itu sendiri,seperti yang ditemukan oleh riset Mohammad Sabri (dalam Syamsul Arifin, 2008:66) .Dengan demikian diperlukannya upaya untuk menumbuh kembangkan kedua potensi tersebut yaitu; rasa kesamaan kebudayaan dan titik pertemuan agama agama yang secara potensial ada dalam setiap agama ](dimensi perennialis agama). Sebagaimana dikutip oleh Y. Glock dan Robert Stark (dalam M. Saeroz ,2006:32) faktor ini disebut dengan the prime force in the creation and maintanance of social integration ,yaitu agama dipandang memiliki kekuatan utama untuk menciptakan dan mempertahankan integrasi sosial.

Tentang politik minoritas dan mayoritas berpeluang untuk menimbulkan segregasi dalam masyarakat berdasarkan agama. 

Kerangka kedua adalah konflik sosial yaitu konflik terjadi manakala persaingan dan kompetensi untu mencapai tujuan tidak memperoleh kanalisasi sebagaimana mestinya,sehingga menimbulkan ketidakpuasan antara satu dengan lainnya. Dalam konflik senantiasat terjadi benturan kepentingan ,kemudian ada pihak yang sengaja memanfaatkan konflik untuk mempertahankan status quo, diskriminasi dan hegemoni atau memdorong proses perubahan sosial.

Dunia perempuan pertama-tama perempuan harus dipandang sebagai salah satu agent utama dalam proses mewujudkan perdamaian. Bukan jangan hanya dipandang sebagai kelompok yang paling rawan konflik namun perempuan juga bisa berkiprah banyak dalam upaya mewujudkan perdamaian. Sebenarnya kaum perempuan dalam mengambil peran yang signifikan dalam memdorong terwujudnya perdamaian dalam konteks yang lebih kecil Kalimantan Barat ,peran tersebut juga relevan dikembangkan.

Nilai yang tidak kalah penting dari implementasi kehidupan berdemokrasi secara substansial adalah aspek pewarisan nilai kepada generasi setelah kita. Generasi kita harus belajar dari kehidupan berdemokrasi yang benar agar mereka tidak mewarisi sesuatu yang keliru dan kemudian mengulangi kesalahan serupa dimasa depan. Kita tidak memperlihatkan politik yang berbudaya tinggi, hubungan sosial yang mencerminkan nilai- nilai multikural (equality dan toleransi) serta sikap beragama yang saling menghormati dan toleran.





Kesimpulan 

...meskipun kita mengidealkan atau memimpikan perdamaian,namun kita juga harus realistik dan konflik yang bakal kita hadapi. Oleh karenanya, bagaimana kita memiliki kesiapan diri dalam menghadapi kenyataan-kenyataan yang tidak selalu ideal. Kesimpulan sederhanyanya, biarkan saja cita-cita akan perdamaian tumbuh bertunas dam berkembang dalam setiap diti kita, namum diwaktu yang bersamaan kita juga harus membiasakan diri berpikir positif terhadap konflik (baik itu kekerasan maupun tidak yang pasti bakal terjadi)

Dengan kata lain, kita tidak sedang menyiapkan satu generasi yang mapan dengan cita-cita perdamaiannya, akan tetapi kita juga sedang mempersiapkan generasi anti kemapanan yang tahu bagaimana caranya menghadapi dan mengelola gelombang konflik yang bakal terjadi.


Kelebihan dan Kekurangan Buku 

Menurut saya kelebihan buku ini terdapat banyak sekali wawasan yang luas tentang dunia dan juga menceritakan bagaimana konflik menuju perdamaian yang terjadi dikalbar maupun di negara  lain sedangkan kekurangannya saya melihat ada beberapa kalimat yang hurufnya masih kurang serta pada penggunaan kata yang membuat saya harus menerjemahkan dalam bahasa indonesia lagi.


Sekian dari saya mohon dimaafkan karena banyaknya kekurangan dari resensi saya dan terima kasih juga karna telah menyempatkan waktu untuk membaca blog saya..komentar jangan lupa agar saya bisa memperbaiki yang salah. Sekian dari saya 
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sabtu, 23 November 2019





Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pada kesempatan kali ini di blog kali ini, saya akan menarasikan kegiatan Literasi Islam Peradaban Gemilang yang saya ikuti kemarin.
Kegiatan ini saya ikuti untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di halaman Mall Ayani pada acara Pontianak Creative and Culinary Festival 2019. Pengisi acara literasi yaitu adalah Pay Jarot Sujarwo. 
Acara tersebut dibuka oleh beliau yang menyampaikan bahwa betapa pentingnya literasi pada era globalisasi ini, yaitu era dimana budaya islam mulai terkikis dan pudar oleh budaya barat. 

  • Literasi secara umum diartikan sebagai kemampuan individu dalam mengolah dan memaknai informasi pada saat membaca dan menulis. Menurut kamus online Miriam Webbster, literasi adalah kualitas atau kemampuan "Melek Aksara" yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis serta kemampuan untuk mengenali dan memakai ide-ide yang disampaikan seacara visual.
  • Titah literasi juga datang dari Allah,. Yang pertama yaitu Nabi Adam diberi kemampuan membaca  (menyebutkan) nama dan benda. Kedua, Nabi Musa diajarkan membaca alam lewat Nabi Khaidir. Ketiga, Nabi Yusuf as. yang diberikan ilmu pengetahuan membaca bahkan menakwil mimpi-mimpi. Keempat, Nabi Isa as. diberikan kemampuan membaca dan menyembuhkan penyakit. Kelima, Nabi Sulaiman diberi kemampuan membaca bahasa binatang. 

Pengakuan Barat terhadap Peradaban Islam bahwa Peradaban Islam perdaban terbesar didunia. Peradaban Islam sanggup menciptakan negara adi jaya di dunia yang terbentang dari satu samudra ke samudra yang lain, dari iklim utara hingga iklim tropisn dengan ratusan juta orang di dalamnya, dengan berbagai perbedaan kepercayaan dan suku. (Cara Carletan "Carly Fiorina: "Technology, Businesss, and Way of Life. What Next")
- CEO of Hewlett-Packard (HP)-
"...pertumbuhan perdagangan regional dan antar daerah, serta manufaktur perkotaan menghasilkan tingkat baru kemakmuran di seluruh wilayah kota" Matthew S Gordon, The Rise of Islam, Greenword Press, London, 2005.

Era keemasan literasi Islam

  • Di Bagdad berdiri Universitas al Muntanshiriyyah, Khalifah Hakam bin Abdurrahman an Nashir mendirikan Univ. Cordoba yang menampung Mahasiswa muslim dan barat secara gratis.
  • Khalifah Sultan Nuruddin Muhammad Zanky ( aban ke-XI hijriyah) mendirikan Madrasah an Nuriyah di Damaskus. Disekolah ini terdapat beberapa fasilitas seperti asrama siswa, perumahan satff pengajar, tempat peristirahatan, para pelayan, serta ruangan besar untuk ceramah dan diskusi. 

Berikut ini adalah beberapa penemuan-penemuan hebat oleh ilmuwan muslim:

1. Ilmu pasti/matematika
Al Khawarizmi bukunya yang termashyur adalah "Hisab al jabar wa al muqabalah" yang diterjemahkan ke dalam bahasa latin dan menjadi rujukan/referensi barat.
2. Al Nadim (wafat tahun 990, adab ke 10) adalah pelopor pembuat katalog/ensiklopedia kebudayaan pertama.
3. Ma'mun ar rasyid (wafat tahun 815, abad ke 9) adalah pelopor pendiri perpustakaan umum pertama di dunia yang dikenal dengan nama Darul Hikmah di Baghdad.
4. Nizam Al Mulk (wafar tahun 1067) asalah pelopor pendiri universitas modern pertama di dunia yang dikenal dengan Nizammiyah  ( ditiru sistemnya oleh Oxford Universitas Inggris).

Mungkin hanya ini materi yang bisa saya bagikan dalam menarasikan kegiatan literasi tersebut. Apabila ada salah penulisan dan kekurangan pada blog saya kali ini mohon dimaafkan.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jumat, 25 Oktober 2019

Resume Sistematika Penulisan Skripsi

Bissmillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh





RESUME SKRIPSI


Nama : Assya Nurlansa
Kelas  : PAI l B
Nim    :11901178

Baiklah pada blog ini saya akan menampilkan resume skripsi makul Bahasa Indonesia tentang Sistematika Penulisan Skripsi Mahasiswa PAI/FTIK IAIN PONTIANAK










1)Cover/Sampul


UPAYA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS PADA SISWA SMAN 1 PONTIANAK TAHUN PELAJARAN 2017/2018



SKRIPSI



OLEH:
CHOLILAH
1141110186




JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM(PAI)
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN (FTIK)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK (IAIN)
2018 M/ 1349 H

2)Motto
         
   خيرالناس انفعهم لناس
"Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain"

3) Abstrak
Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk:pertama,Mengetahui,menganalisis dan mendeskripsikan bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan oleh guru PAI dalam upaya meningkatkan religiusitas pada siswa SMAN 1 Pontianak tahun pelajaran 2017/2018; kedua,mengetahui,menganalisis dan mendeskripsikan metode yang digunakan oleh guru PAI dalam upaya meningkatkan religiutas pada siswa SMAN 1 Pontianak tahun ajaran 2017/2018;ketiga,Mengetahui,menganalisis dan mendeskripsikan faktor penghambat dalam upaya meningkatkan religiusitas pada siswa SMAN 1 Pontianak tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam pengumpulan data,penelitian menggunakan teknik observasi,wawancara,dokumentasi. Kemudian untuk melakukan analisis data penelitian menggunakan teknik analisis data reduksi data,penyajian data,penarikan simpulan atau vertifikasi. Untuk teknik pemeriksaan keabsahan data peneliti menggunakan memperpanjang pengamatan,triangulasi,membercheck.  Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ;pertama: Bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan oleh guru PAI dalam upaya meningkatkan religiutas pada siswa SMAN 1 Pontianak tahun pelajaran 2017/2018 adalah PHBI,pengajian/mentoring dan shalat jum'at berjamaah:kedua,metode yang digunakan guru PAI adalah metode ceramah,diskusi dan penugasan adapun metode lain yang digunakan adalah metode pembiasaan ;ketiga:adapun penghambat dalam upaya meningkatkan religiutas pada siswa ada dua yaitu intern dan ekstren. Faktor intern yaitu berasal dari dalam diri siswa meliputi perhatian dan kelelahan sedangkan faktor ekstren meliputi faktor lingkungan diantaranya lingkungan keluarga,lingkungan,sekolah dan lingkungan masyarakat. Selain itu penghambat lain yakni faktor sarana dan prasarana yang kurang mendukung.


Kata Kunci : Upaya guru PAI, Peningkatan Religiutas


4) Daftar isi

ABSTRAK................................................................
KATA PENGANTAR..............................................
DAFTAR ISI............................................................
DAFTAR GAMBAR................................................
DAFTAR TABEL.....................................................
DAFTAR LAMPIRAN............................................

BAB I PENDAHULUAN.....................................
A. Latar belakang..................................................
B.Fokus penelitian..............................................
C.Tujuan penelitian............................................
D.Manfaat penelitian..........................................

BAB II Upaya Guru PAI Dalam meningkatkan Religiutas Pada siswa............
A. Penelitian terdahulu.................................... B.Tugas dan tanggung jawab Guru PAI.........
  1. Hakikat Guru PAI...........................................
  2. Tugas Guru PAI...............................................
  3. Tanggung jawab Guru PAI.............................
  4. Tugas dan Tanggung Jawab Guru PAI    dalam meningkatkan religiutas.......................
  5. Macam-Macam Dimesnsi Religiutas............
  6. Bentuk-Bentuk Kegiatan dalam meningkatkan Religiutas........................... 
  7. Faktor-Faktor penghambat dalam Meningkatkan Religiutas...................................
BAB IV Paparan Data dan temuan penelitian...............................................................
A. Gambaran Umum Lokasi penelitian.........
B. Paparan Data Penelitian................................
C. Temuan Penelitian.........................................
D. Pembahasan.....................................................
 BAB V PENUTUP.............................................
A. Simpulan............................................................
B. Saran...................................................................
C. Daftar Pustaka................................................


5) Kutipan

  1. Tyas Akbar Gumilar mahasiswa di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2013) dalam skripsinya yang berjudul "Usaha Guru PAI Dalam Meningkatkan Religiusitas Siswa Melalui Pendekatan Multiple intelligences Siswa Kelas VII SMP Islam Terpadu Alam Nurul Islam Yogyakarta"
  2. Menurut Arief Sukino (2013:8) pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab untuk memberikan pertolongan pada muridnya dalam perkembangan jasmani dan rohaninya,agar mencapai tingkat kedewasaan,mampu berdiri sendiri dan memenuhi tingkat kedewasaannya,mampu mandiri dalam memenuhi tugasnya sebagai hamba dan khalifah Allah SWT.
  3. Menurut tafsir dalam wildan Azizi (2014:8) Definisi guru dalam prespektif islam yaitu siapa saja yang bertanggung jawab terhadap perkembangan siswa,guru yang memberikan pelajaran kepada siswa dan pendidik yang memegang mata pelajaran disekolah.
  4. Menurut Zakiah Darajat (2015:124) Setiap guru agama hendaknya menyadari,bahwa pendidikan agama bukanlah sekedar mengajar ilmu pengetahuan agama dan melatih keterampilan siswa dalam melaksanakan ibadah.
  5. Sumber data sekunder adalah data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpulan data (sugiyono,2008:225)
  6. Menurut Amin A. Rifqi (2014:126) Observasi non partisipan adalah observasi yang dilakukan dengan cara mewakili tindakan kepada pihak lain yang dikira punya kemampuan dan kapasitas terhadap objek dan subjek yang diobservasi .
  7. Analisis data adalah proses penyusunan data agar dapat ditafsirkan menyusun data berarti menggolongkan dengan pola tema atau kategori (Nasution, S 1992 : 126)
  8. Adapun menurut Tohirin (2014) faktor intern yakni berasal dari dalam diri murid baik psikis maupun biologis. Perhatian dan kelelahan merupakan faktor yang berpengaruh jika tidak maksimal maka akan menghambat.
  9. Lingkungan masyarakat dan melakukan interaksi dengan orang lain untuk saling mempengaruhi,maka tidak benar anggapan yang menyatakan bahwa segala tanggungan itu hanya ada dipundak salah satu dari ketiga lingkungan tersebut yakni lingkungan rumah,lingkungan sekolah atau lingkungan masyarakat (syeikh Jamaludin Mahfuzh ,2004:195)
  10. Reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan,pemusatan perhatian,penyederhanaan,pengabstrakan dan transformasi data kasar yang belum diolah yang muncul dari catatan-catatan yang tertulis (Harun Rasyid ,2000 :123)


6) Daftar Pustaka

  1. Tyas Akbar Gumilar .2013. Usaha Guru PAI Dalam Meningkatkan Religiusitas Siswa melalui pendekatan Multiple Intelligences Siswa Kelas VII SMP Islam Terpadu Alam Nurul Islam Yogyakarta "FTIK PAI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  2. Arif Sukino.2013. Ilmu pendidikan Islam. Pontianak : STAIN press
  3. Wildan Azizi .2014 "Peran Guru Pendidikan Agama Islam Kelas X Dalam Menerapkan Pendidikan  Karakter Di SMA Muhammadiyah Blora Tahun Pelajaran 2013/2014." dalam FTIK PAI Universitas Muhammadiyah Surakarta
  4. Zakiah Darajat .2015. Imu jiwa agama. Jakarta : Bulan Bintang
  5. Sugiono. 2008 . Metode Penelitian Kuantitatif - Kualitatif dan R dan D . Bandung : Alfabeta
  6. Amin A, Rifqi. 2014 Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Perguruan Tinggi Umum. Yogyakarta : CV Budi Utama
  7. Nasution.(1992). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung : Sinar Baru .Nyayu Khadijah.2016. Psikologi  Pendidikan. Jakarta : Rajawali Pers
  8. Tohirin.2014. Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Berbasis Integrasi dan Kompetensi) Jakarta : PT. Raja Gradindo
  9. Syeikh M. Jamaluddin Mahfudz .2004. Psikologi Anak dan Remaja muslim. Jakarta: pustaka Al-kausar
  10. Harun Rasyid.(2000) . Metode Penelitian Kualitatif Bidang Ilmu Sosial dan  Agama . Pontianak  : Kopma STAIN

Kamis, 10 Oktober 2019

Observasi Prinsip dan Penggunaan EYD atau PUEBI


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saya Assya Nurlansa dari kelas PAI B 1 nah 
alhamdulilah pada kesempatan kali ini saya melakukan observasi prinsip dan penggunaan EYD atau PUEBI yang ada di spanduk,banner,papan nama,poster dan lainnya yang ada dimasyarakat.
Observasi ini dalam bentuk foto,sebagai berikut: 

 

1)TERMURAH...!!!! HARGA MULAI DARI        25.000
Alamat: Gg.waspada 1 No.5,Sungai Jawi,kec Pontianak Kota,kota Pontianak,Kalimantan Barat.
Waktu : (06/10/2019) 14.12 WIB
Analisis : gambar ini dalam penulisannya pada menggunakan huruf kapital seharusnya cukup depan huruf  depan saja dan tanda seru yang begitu banyak dan harganya ditambah dengan kata ribu menjadi 25.000 ribu
Sumber : diskusi 



2)waroeng
Alamat : Jl. Kh.A Dahlan,No 73,Pontianak Kota
Waktu :(06/10/2019) 13.50 WIB
Analisis : kata "waroeng" yang benar adalah Warung dan penggunaan diawal huruf harus dengan huruf kapital
Sumber : Kbbi


 3)SEKARANG TERSEDIA dan Ayo rame.         Rame Rame Datang dan Nikmatin
Alamat : Jln.Adisucipto disamping Un. Mart
Waktu   : (09/10/2019) 19.58 WIB
Analisis : yang harusnya "Sekarang" bukan semua huruf menggunakan huruf kapital dan "Rame Rame" menjadi "Beramai-ramai"
Sumber :Kbbi


4) HATI - HATI !!! 
Alamat : jln.Adisucipto,arang limbung (depan Gg.sangkruyang)
Waktu :(09/10/2019) 19.53 WIB
Analisis : tanda seru yang berlebihan
Yang benar Hati-hati !
Sumber: https://puebi.readthedocs.io/en/latest/tanda-baca/tanda-seru/



5) Tersedia servis HP dan membeli HP tempat kami aman bisa dibantu tanpa harus kena biaya !!!
Alamat :Desa Kuala dua 
Waktu  : (09/10/2019) 20.59 WIB
Analisis :konten benner tidak boleh bertele -tele untuk menyampaikan informasi .
Sumber :https://uprint.id/blog/ketahui-tips-penting-membuat-desain-banner-yang-baik/



6)HATI-HATI!!! MO9HON PERHATIAN U/SUPIR DT+ MOLEN HARAP PELAN MASUK KE LOKASI 
Alamat :samping Gg.sangkruyang)
Waktu : (09/10/2019) 21.24 WIB
Analisis : selain tanda seru yang berlebihan ada kata mohon perhatian dan ini cukup hanya "perhatian"
Sumber: https://puebi.readthedocs.io/en/latest/tanda-baca/tanda-seru/



7)WARUNK MAK UDE
Alamat : jln.Adisucipto Arang limbung (samping Gg.Amimah)
Waktu :(10/10/2019) 19.47 WIB
Analisis: diganti dengan "warung"
Sumber :Kbbi



8) Laki-LAKI DILARANG MASUK
Alamat : jln.sepakat 2,blok M ,kost putri bunda 
Waktu : (07/10/2019) 14.32 WIB
Analisis : hanya kurang tanda seru (!)karena itu adalah kalimat perintah 
Sumber :https://www-kompasiana-com.cdn.ampproject.org/v/s/www.kompasiana.com/amp/mazaya_lh/gunakanlah-tanda-seru-pada-tempatnya_



9)MEUBEL
Alamat : Jl. K. H. W. Hasyim no 160 A
Waktu : (06/10/2019) 13.40 WIB
Analisis : pada penggunaan kata meubel seharusnya mebel
Sumber : Kbbi




10)BIDAN PRAKTEK MANDIRI dan praktek pukul 06.00 - 20.00
Alamat : Jl. Prof. M. Yamin (samping Gg. Pemangkat 2)
Waktu : (04/10/2019) 14.15 WIB
Analisis : pada kata "praktek" seharusnya diubah menjadi  "praktik" dan penempatan waktu seharusnya ditambah WIB
Sumber :Kbbi




Senin, 23 September 2019

Pengalaman bahasa

Pada kali ini saya akan berbagi dan menceritakan pengalaman saya tentang pengalaman bahasa
Pada waktu itu saya masih duduk di Sekolah Menengah Atas ,pada pagi hari biasanya saat libur tidak salah saya pada hari minggu rutinitas saya membantu ibu di dapur untuk memasak dan sekalian belajar masak, yaa..namanya juga anak gadis harus pandai masak dong terlebih lagi suatu saat nanti kita akan menjadi seorang ibu yang harus pandai memasak. Ibu saya berasal dari sambas yang saya dengar yang katanya dari kebanyakan kalau orang sambas masaknya enak-enak tapi memang itu benar adanya dan berlaku buat ibu saya tersayang ,mau masak apapun in sya Allah bisa udah begitu enak pula rasanya. Ditambah lagi bapak saya yang jago sekali masak sambal apalagi sambal ijo ala padang yaa karna memang keturunan orang minang mungkin. Nah suatu ketika ibuku sedang menjaga warung sambil berbincang dan bergurau dengan beliau, saya disuruh untuk membantu masak saya sangat suka memasak terlebih lagi saya juga suka makan hehe..walaupun jarang tapi sedang proses belajar dan semoga kelak bisa seperti ahli yaitu ibu tersayang. Ibu saya langsung menyuruh untuk membersihkan sayur mayur lalu saya pun melaksanakan tugas beliau setelah saya bersihkan lalu meniriskan sayur  lalu dipotong kecil kecil untuk dibuat sop dan itu yang akan dibuat oleh ibu saya setelah itu ibu saya menyuruh saya untuk mengantikannya memasak sop tersebut. Pada saat bergantian jaga warung bapak saya menyuruh ibu untuk memasak nah disini dimulai pada hari itu menu dirumah adalah ikan tongkol jadi ibu saya lah yang membersihkan ikan tersebut sedangkan saya sibuk memotong sayur yang akan disop oleh ibu terdengarlah suara teriakan ibu dari bawah tangga sungai. Terjadilah percakapan antara kami berdua dengan nada suara yang agak tinggi dikarenakan agak jauh saya di dapur ibu saya ditangga bawah alias teriak ataupun tepekek kaong
Ibu : Saaaa!!!!
Asa : haa...ape mak?
Ibu : tolong emak lok bentar
Asa : tolong ape mak?
Ibu : ambekkan emak lading lok!
Asa : hah ape mak
Ibu : LADING
Asa : (sambil loading sebentar setelah          memdengar perintah itu)
Ibu :ooo nong dengar ndak?
Asa : gading, mane ade mak kite gading emak kan yiang ikan ape pulak pakai itu
Ibu : YaRabbana..
Asa : salah dengar nampak e ni
Ibu : lading bukan gading kau ni
Asa : ape agek tu mak lading
Ibu : tak tau kau bahase sambas lading tu
Asa : ndak mak lupak kali
Ibu : pisau ba pisau taa emak nak nyiang ikan tu dibawah
Asa : oooo..bilang la emak ni hahaha
Ibu : luaar biase haha














Jumat, 13 September 2019

Inilah dia

  Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu

 Perkenalkan nama saya Assya Nurlansa saya baru masuk kuliah di IAIN Pontianak, sekarang saya ingin bercerita tentang kehidupan saya dari hal keluarga bahkan kegiatan harian saya sehari hari .Saya adalah anak yang pertama dari 4 bersaudara adik saya yang pertama duduk dikelas 2 smp yang bernama Dello Maulino sedangkan yang ke 3 dan yang ke 4 adalah adik saya yang kembar yang bernama ghally jannatan dan ghally gharfan mereka masih balita lincah banget aktifitasnya luar biasa aktif betul..saya sebagai anak perempuan satu satu nya jadi memang harus menjadi kakak yang baik sebenarnya tapi terkadang menghadapi mereka yang lincah sekali sangat menghibur  kami sekeluarga. Sekarang saya kuliah kebanyakan waktu diluar jadi waktu dirumah agak kurang walaupun begitu itu tidak membuat saya terbiasa dirumah, karena rumah lah adalah tempat yang paling aman bagi saya 

  NAMA             :   Assya Nurlansa NIM                 : 11901178 KELAS            : PAI 4 B MAKUL          : Magang 1 (Laporan Bacaan/p1...